TpO5TUAlGfC7Tfz6TSr7GpzpGY==
  • rskkkupang@gmail.com
  • +6285213730023

Bupati Yosef Lede Dorong Kelompok Perempuan Kabupaten Kupang Mandiri dan Inovatif melalui Pelatihan Tepung Pisang



Reporter : Opa Baha 

KUPANG ,LPPL RSKK– Bupati Kupang, Yosef Lede, mendorong kelompok perempuan di Kabupaten Kupang untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kemandirian, serta berinovasi dalam memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai peluang usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Bupati Yosef Lede saat membuka kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Kesejahteraan Keluarga bagi Sekolah/Kelompok Perempuan melalui Pelatihan Pembuatan Tepung Pisang dan Produk Olahannya Tingkat Kabupaten Kupang Tahun 2026, Kamis (8/10/2026) pagi, di Gereja Ebenhaezer Tarus Barat, Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa kelompok perempuan memiliki potensi dan kemampuan yang besar untuk dikembangkan. Dengan adanya dukungan, pendampingan, serta kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, perempuan di Kabupaten Kupang diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan positif yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, perempuan tidak hanya memiliki peran penting dalam mengurus rumah tangga, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi produktif yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan keluarga.

Karena itu, kegiatan pelatihan seperti ini menjadi salah satu langkah penting untuk membekali kelompok perempuan dengan pengetahuan dan keterampilan baru, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi yang dimiliki menjadi kegiatan usaha yang bernilai ekonomi.

Bupati juga menyoroti pentingnya pemanfaatan pangan lokal, khususnya pisang, sebagai bahan baku yang dapat diolah menjadi berbagai produk makanan dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Ia berharap, melalui pelatihan pembuatan tepung pisang, kelompok perempuan di Kabupaten Kupang memperoleh wawasan baru mengenai cara mengolah hasil pangan lokal menjadi produk yang lebih beragam, menarik, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, pemanfaatan pisang selama ini tidak seharusnya terbatas pada pengolahan menjadi kue pisang atau makanan tradisional lainnya. Dengan kreativitas dan inovasi, pisang dapat diolah menjadi tepung yang selanjutnya digunakan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan berbagai jenis makanan dan produk olahan lainnya.

Pengembangan produk berbahan dasar tepung pisang juga membuka peluang bagi kelompok perempuan untuk menciptakan usaha rumahan yang lebih inovatif. Produk yang dihasilkan nantinya dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar, sehingga memiliki peluang untuk dipasarkan secara lebih luas.

Bupati berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik, menyerap pengetahuan yang diberikan, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan usaha kelompok.

Ia juga mendorong agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat dilanjutkan melalui praktik, kerja sama antarkelompok, dan pengembangan produk secara berkelanjutan.

Dengan demikian, kelompok perempuan di Kabupaten Kupang diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha, mampu memanfaatkan potensi sumber daya lokal, serta memiliki kemandirian ekonomi yang lebih baik.

0 Komentar

RSKK info

kontak kami

Kami sangat menghargai masukan, saran, dan pertanyaan dari Anda. Silakan isi formulir kontak yang telah disediakan. Tim kami akan segera menindaklanjuti setiap pesan yang masuk.

RSKK Form

Popup Image