Penulis : Devy Leneng
AMFOANG SELATAN,RSKK - Bupati Kupang, Yosef Lede, menghadiri kegiatan reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Viktor Bungtilu Laiskodat, yang berlangsung di Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat Amfoang untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat pusat.
Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan reses yang secara berkala dilakukan Viktor Bungtilu Laiskodat di Kabupaten Kupang. Menurutnya, reses merupakan momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Kupang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kupang, saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pelaksanaan reses ini. Kami memandang Bapak Viktor sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang dapat membantu memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama program dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui APBD Kabupaten Kupang,” ujar Yosef Lede.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kupang membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta DPR RI. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah Amfoang yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
PEMKAB KUPANG SALURKAN BANTUAN PERTANIAN
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang menyalurkan bantuan benih padi, benih jagung sebanyak 10 ton, serta pupuk kepada kelompok tani di wilayah Amfoang. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas lahan, dan mendukung keberlanjutan usaha tani masyarakat.
Bupati Yosef Lede berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani untuk meningkatkan hasil produksi dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Dukungan terhadap sektor pertanian menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah mengingat sektor ini memiliki peran penting dalam menopang perekonomian dan kehidupan masyarakat di wilayah Kabupaten Kupang.
PEMBANGUNAN AKSES JALAN DAN PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG ADAT
Selain menyampaikan dukungan terhadap sektor pertanian, Bupati Yosef Lede juga memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis yang direncanakan pada tahun 2027. Di antaranya pembangunan akses jalan menuju Amfoang Utara melalui kawasan Gunung Timau serta pengembangan destinasi wisata kampung adat di wilayah Amfoang Selatan.
Menurutnya, pengembangan kampung adat merupakan salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi budaya dan kearifan lokal sebagai daya tarik pariwisata yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kupang telah melakukan peninjauan terhadap lokasi yang dinilai potensial untuk dikembangkan dan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar pada tahun 2027 guna mendukung pengembangan destinasi tersebut.
“Amfoang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Kita ingin mengembangkan kampung adat sebagai destinasi wisata agar semakin banyak orang datang berkunjung. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi melalui pengembangan usaha lokal dan berbagai aktivitas pariwisata,” jelasnya.
Bupati berharap, melalui kegiatan reses tersebut, berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat Amfoang dapat dihimpun, dikomunikasikan secara konkret, dan diperjuangkan melalui program pembangunan yang tepat sasaran sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran masing-masing tingkatan pemerintahan.
VIKTOR BUNGTILU LAISKODAT DORONG PENGELOLAAN POTENSI DAERAH
Sementara itu, Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam arahannya menyoroti potensi sumber daya alam Kabupaten Kupang yang dapat dikembangkan menjadi sektor unggulan daerah. Potensi kelautan, perikanan, rumput laut, dan garam, menurutnya, membutuhkan pengelolaan yang produktif dan berkelanjutan melalui perencanaan yang baik, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Viktor menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan anggaran. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat juga menjadi faktor penting agar potensi lokal dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.
Karena itu, ia mendorong penguatan akses pendidikan dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan sektor unggulan Kabupaten Kupang. Dengan dukungan keterampilan yang memadai, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha produktif, menciptakan nilai tambah, dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya air secara produktif. Pembangunan sumur bor dan penyediaan jaringan air perlu diintegrasikan dengan kegiatan pertanian serta penanaman tanaman produktif agar infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Viktor mendorong peningkatan keterampilan teknis di bidang peternakan, pengolahan garam, kelautan, dan teknologi. Penguatan kapasitas tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi daerah.
Kegiatan reses tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Sofia Dehaan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai NasDem serta masyarakat dari enam kecamatan di wilayah Amfoang.

%20-%20Dibuat%20dengan%20PosterMyWall%20(1).jpg)
0 Komentar