TpO5TUAlGfC7Tfz6TSr7GpzpGY==
  • rskkkupang@gmail.com
  • +6285213730023

Tingkatkan Keterampilan Petani, Pemkab Kupang Latih Pengolahan Jahe Bubuk di kec Amfoang Tengah



Reporter : Opa Baha

AMFOANG TENGAH ,LPPL RSKK– Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kupang menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengolahan jahe bubuk bagi Kelompok Tani Tafena Monit di Kecamatan Amfoang Tengah, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kupang dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan berbagai jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi kesehatan, salah satunya tanaman jahe.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kupang, Maria Dominatrix Sanam Babanong, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengolahan jahe menjadi produk bernilai tambah yang tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai produk kesehatan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang cara mengolah jahe menjadi produk yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai jual. Jahe tidak hanya digunakan sebagai bahan makanan, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, pengolahan hasil pertanian menjadi produk olahan merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Abi Yerusa Sobeukum, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan bimtek yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Amfoang.

Ia mengatakan kegiatan seperti ini dapat membuka wawasan masyarakat mengenai berbagai cara pengolahan komoditas pertanian yang selama ini belum banyak diketahui.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat dapat mengetahui cara mengolah berbagai jenis tanaman menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat semakin memahami potensi berbagai komoditas lokal untuk kebutuhan pangan, kesehatan, maupun peningkatan ekonomi keluarga,” kata Abi.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan hasil pertanian lokal secara lebih optimal, sekaligus mendorong lahirnya produk-produk olahan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan kelompok tani di wilayah Amfoang.


0 Komentar

RSKK info

kontak kami

Kami sangat menghargai masukan, saran, dan pertanyaan dari Anda. Silakan isi formulir kontak yang telah disediakan. Tim kami akan segera menindaklanjuti setiap pesan yang masuk.

RSKK Form

Popup Image