Reporter : Opa Baha
TAEBENU, LPPL RSKK– Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, menjadi salah satu lokasi penerima Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun 2026 yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Program ini bertujuan memperkuat infrastruktur pedesaan guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan akses ekonomi masyarakat.
Selain Desa Oeletsala, program yang sama juga dilaksanakan di Desa Kuaklalo. Di Desa Oeletsala, pekerjaan yang dilakukan berupa pembukaan jalan baru sepanjang 580 meter yang dilengkapi dengan perkerasan jalan, rabat beton, serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) pada sejumlah titik.
Kepala desa oeletsala In bilaut yang ditemui RSKK belum lama ini mengatakan Lokasi kegiatan berada di Dusun I dan Dusun II Desa Oeletsala, yang selama ini merupakan kawasan pertanian dan peternakan masyarakat. Kehadiran infrastruktur jalan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi petani dan peternak dalam mengangkut hasil produksi mereka.
, In Bilaut, juga mengatakan bahwa program ini sangat membantu masyarakat karena wilayah yang akan dilalui jalan merupakan sentra pertanian dan peternakan yang selama ini sulit dijangkau kendaraan.
“Selama ini masyarakat harus berjalan kaki untuk mencapai lahan pertanian dan peternakan. Dengan adanya jalan ini, akses kendaraan akan lebih mudah masuk sehingga dapat membantu petani dan peternak dalam mengangkut hasil produksi maupun kebutuhan pertanian,” ujar In Bilaut.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut juga akan memberikan motivasi lebih bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan utama warga Desa Oeletsala.
“Lokasi yang dilalui jalan ini merupakan kawasan pertanian yang produktif. Kami berharap dengan akses yang semakin baik, semangat masyarakat untuk bertani juga semakin meningkat sehingga dapat mendukung program ketahanan pangan yang sedang digalakkan pemerintah,” tambahnya.
Program PISEW di Desa Oeletsala memiliki nilai anggaran sebesar Rp500 juta. Pelaksanaannya akan dikelola oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang telah dibentuk melalui Kelembagaan Antar Desa (KAD), sehingga masyarakat dapat terlibat langsung dalam proses pembangunan.
In Bilaut mengaku bersyukur Desa Oeletsala menjadi salah satu penerima program tersebut. Ia menyebutkan bahwa di Provinsi Nusa Tenggara Timur hanya dua kabupaten yang memperoleh alokasi Program PISEW tahun ini, yakni Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kabupaten Kupang.
“Kami sangat bersyukur karena dari seluruh kabupaten di NTT, hanya dua kabupaten yang mendapatkan Program PISEW tahun ini, yaitu TTS dan Kabupaten Kupang. Kami bangga karena Desa Oeletsala menjadi bagian dari penerima manfaat program yang sangat penting ini,” ungkapnya.

%20-%20Dibuat%20dengan%20PosterMyWall%20(1).jpg)
0 Komentar