![]() |
| Garam Kupang Emas Siap Dukung Pasokan Garam untuk Seluruh SPPG di Kabupaten Kupang |
Reporter :opa baha
KUPANG | LPPL RSKK – PT Garam Cahaya Indonesia menyatakan kesiapannya mendukung penyediaan dan kontinuitas pasokan garam lokal untuk seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kupang melalui produk unggulannya, Garam Kupang Emas.
Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Utama PT Garam Cahaya Indonesia, Stanley Jayapranata, sebagai tindak lanjut dari pertemuan koordinasi dan evaluasi bersama Bupati Kupang serta perwakilan SPPG.
Stanley mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan kepada Pemerintah Kabupaten Kupang dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat melalui ketersediaan komoditas garam berkualitas yang diproduksi secara lokal.
“Kami PT Garam Cahaya Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang untuk produk Garam Kupang Emas berkomitmen membantu pemerintah daerah menyediakan garam dengan kualitas tinggi dan harga yang termurah dari semua merek yang beredar di Kabupaten Kupang,” ujar Stanley.
Ia menjelaskan, Garam Kupang Emas diproduksi menggunakan teknologi mesin yang disebut telah memenuhi standar nasional dan memiliki kemampuan produksi yang setara dengan industri garam di Pulau Jawa.
Dari sisi mutu, Stanley menyebut produk tersebut memiliki kadar kemurnian natrium klorida (NaCl) mencapai 98,3 persen. Selain itu, garam tersebut diklaim memiliki tingkat keputihan alami yang mampu bersaing dengan sejumlah merek garam yang telah dikenal secara nasional.
Bahan baku utama Garam Kupang Emas, lanjutnya, diperoleh langsung dari kawasan Teluk Kupang.
“Secara kualitas, ini adalah yang terbaik dengan bahan baku asli Teluk Kupang yang tidak terkontaminasi, bebas dari pencemaran maupun limbah laut,” kata Stanley.
Pastikan Pasokan Berkelanjutan
Tidak hanya dari sisi kualitas, PT Garam Cahaya Indonesia juga memastikan kesiapan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan garam bagi SPPG maupun kebutuhan masyarakat di daerah.
Stanley mengatakan, perusahaan tidak menghadapi kendala produksi karena operasional pabrik telah berjalan selama sekitar tiga tahun dan didukung ketersediaan bahan baku yang dinilai mencukupi.
Menurut dia, stok bahan baku yang tersedia saat ini tidak hanya diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan seluruh SPPG di Kabupaten Kupang, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bahkan, perusahaan menyatakan memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan pasar di luar NTT hingga ke Pulau Jawa.
Dengan kesiapan tersebut, PT Garam Cahaya Indonesia berharap keberadaan Garam Kupang Emas dapat semakin memperkuat pemanfaatan komoditas lokal sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan gizi masyarakat.
Kerja sama antara perusahaan dan pemerintah daerah juga diharapkan dapat membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan industri garam lokal, sehingga potensi sumber daya garam di Kabupaten Kupang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

%20-%20Dibuat%20dengan%20PosterMyWall%20(1).jpg)
0 Komentar