TpO5TUAlGfC7Tfz6TSr7GpzpGY==
  • rskkkupang@gmail.com
  • +6285213730023

Beras Kupang Emas dan Garam kupang Emas Harus Jadi Prioritas Setiap Dapur MBG di Kabupaten Kupang

Beras Kupang Emas dan Garam kupang Emas Harus Jadi Prioritas Setiap Dapur MBG di Kabupaten Kupang


Reporter : Opa Baha 

KUPANG, LPPL RSKK— Pemerintah Kabupaten Kupang mendorong pemanfaatan produk lokal sebagai bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Kupang. Beras premium Kupang Emas dan garam Kupang Emas diharapkan dapat menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan dapur MBG.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Kupang bersama 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kupang, Rabu (9/9/2026). Rapat tersebut membahas berbagai persoalan sekaligus upaya meningkatkan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kupang.

Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam rapat tersebut menekankan pentingnya keterlibatan produk lokal dalam memenuhi kebutuhan bahan baku dapur MBG.

Menurut Yosef, beras premium Kupang Emas dan garam Kupang Emas merupakan produk lokal Kabupaten Kupang yang memiliki kualitas baik dan telah mendapat jaminan serta pengakuan dari instansi terkait. Produk tersebut juga telah dikenal di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur.

Karena itu, Yosef mendorong agar produk lokal tersebut dapat dipasok untuk kebutuhan dapur MBG di Kabupaten Kupang.

“Kalau produk lokal ini dipasok untuk semua MBG, tentu akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Yosef.

Khusus untuk beras Kupang Emas, lanjutnya, bahan baku beras tersebut berasal dari hasil produksi petani di Kabupaten Kupang. Dengan demikian, penggunaan beras lokal dalam program MBG dinilai dapat memberikan manfaat langsung kepada petani sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Yosef menegaskan, kehadiran program MBG tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi anak-anak. Program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan efek domino bagi perekonomian daerah apabila rantai pasok bahan bakunya berasal dari potensi yang ada di Kabupaten Kupang.

“MBG bukan hanya soal memenuhi kebutuhan anak-anak. Kalau bahan bakunya kita ambil dari bumi Kabupaten Kupang, maka ada efek domino bagi masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Pemkab Kupang berharap sinergi antara pemerintah, SPPG, petani, pelaku usaha, dan penyedia bahan pangan lokal dapat terus diperkuat sehingga program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Kupang. 

0 Komentar

RSKK info

kontak kami

Kami sangat menghargai masukan, saran, dan pertanyaan dari Anda. Silakan isi formulir kontak yang telah disediakan. Tim kami akan segera menindaklanjuti setiap pesan yang masuk.

RSKK Form

Popup Image